Senin, 24 Januari 2011

Jangan Menyerah ...Berpengharapanlah!!

Roma 5: 1-5

Apa itu pengharapan. Pengharapan adalah bayang-bayangan (visi) akan terjadinya perubahan nyata yang lebih baik. Ada banyak orang yang putus asa dan tidak punya pengharapan karena tidak berharga di mata orang, gagal dalam merencanakan sesuatu dan kehilangan arah dalam hidupnya. Jadi kesimpulannya orang yang putus asa selalu tidak berpengharapan tentang dirinya, kondisinya, orang disekitarnya dan seringkali juga tentang Allahnya. Orang putus asa selalu tertekan, menyendiri dan tidak kuat menghadapi perjalanan hidupnya (lemah). orang Kristen seharusnya adalah orang yang berpengharapan, tidak mudah putus asa karena memiliki dasar untuk berpengharapan, apakah dasar pengharapan orang Kristen?

1. Telah diselamatkan oleh Tuhan Yesus Kristus. Dosa menyebabkan manusia kehilangan makna dan tujuan hidup! Tetapi keselamatan dalam Yesus memberi makna dan tujuan hidup bagi manusia.
2. Dibentuk oleh Tuhan Yesus. Bagi orang putus asa, masalah adalah perkara yang ‘negatif’. Bagi orang Kristen, masalah adalah salah satu dari ‘cara’ ALLAH membentuk (ada rencana indah).
3. Disertai oleh Tuhan. Orang yang putus asa selalu merasa sendirian. Tetapi orang Kristen tidak pernah sendirian karena Roh Kudus menyertai dan tinggal dalam hidupnya.

Perlu disadari apa yang kita alami dalam dunia ini tidak ada yang kebetulan, sebab kebetulan adalah sesuatu urutan peristiwa yang meskipun terjadi tanpa disengaja, tetapi seperti sudah direncanakan dan diatur. Untuk itu pasti ada yang mengatur dan yang mengatur adalah Tuhan Yesus Kristus. Amin

Jumat, 14 Januari 2011

KESENGSARAAN MENIMBULKAN KETEKUNAN

Seorang pemuda Kristiani yang sedang mengalami pergumulan besar dalam hidupnya menemui seorang jemaat yang lebih tua dan bertanya, “Bersediakah Anda berdoa supaya saya lebih sabar?” Lalu mereka pun berlutut bersama, dan jemaat yang lebih tua itu mulai berdoa, “Tuhan, kirimkan kesulitan kepada anak muda ini di pagi hari; kirimkan padanya kesulitan di siang hari; kirimkan padanya ....” Sampai di sini, pemuda itu memotong, “Bukan kesulitan"! Saya meminta kesabaran”. “Saya tahu,” jawab orang kristiani yang bijaksana itu, “tetapi melalui kesulitanlah kita belajar untuk bersabar”.

Kata ketekunan dapat berarti kemampuan untuk tetap tegar di dalam tekanan kesulitan tanpa menyerah. dalam Alkitab dikatakan: “Hanya orang percaya yang telah menghadapi penderitaanlah yang mampu membangun ketegaran. Dan pada akhirnya juga membangun karakternya”.

Ketika Rasul paulus mengajar jemaat di Roma bahwa “kesengsaraan itu menimbulkan ketekunan“, ia berbicara berdasarkan pengalaman pribadinya. Ia telah menderita karena dipukul, dicambuk, dirajam, kapal karam, dan penganiayaan. Namun, ia tetap tegar dalam imannya dan tidak mundur dari tanggung jawabnya untuk mengabarkan Injil.

Jika saat ini anda sedang menghadapi ujian berat, muliakanlah Allah! Dibawah kendali-Nya yang penuh hikmat, maka segala sesuatu yang terjadi pada kita, entah menyenangkan atau menyakitkan, dirancang untuk membangun karakter yang serupa dengan Kristus. Oleh sebab itu, kita dapat bermegah dalam penderitaan.

Kamis, 13 Januari 2011

Lowongan Staf Diklat di YAKOMA-PGI

January 12, 2011 by aditya

Lowongan Staf Diklat di YAKOMA-PGI:

- Pria
- Usia di bawah 45 tahun
- Pendidikan minimal S1 (dari semua bidang studi)
- Mampu melakukan Training Need Assessment
- Memiliki ketrampilan dalam menyusun Modul Pelatihan
- Mampu menyusun Kerangka Acuan, Anggaran dan Laporan Pelatihan
- Mampu mengorganisir dan memfasilitasi pelatihan

Bagi yang berminat, Silakan kirimkan lamaran lengkap plus contoh Kerangka Acuan yang pernah dibuat ke alamat berikut:

Pengurus Yakoma PGI
Jl. Cempaka Putih Timur XI No. 26
Jakarta Pusat 10510
tlp: 021-4205623
e-mail: yakoma@cbn.net.id

Ditunggu selambat-lambatnya 31 Januari 2011 (stempel pos)