Salah satu keistimewaan dari perumpamaan-perumpamaan yang pernah diajarkan Yesus adalah selalu mengejutkan, menyentak, dan menyadarkan. Yang menjadi "tokoh pahlawan" biasanya orang yang paling tidak diduga. Ciri itu tampak jelas dalam perumpamaan tentang bendahara yang tidak jujur (Lukas 16:1-13). Kisah ini memancing kontroversi dan perdebatan di antara para penafsir Alkitab. Meskipun menimbulkan banyak pertanyaan, perumpamaan ini menghadapkan kita pada kebenaran yang esensial tentang kehidupan sebagai seorang murid. Perumpamaan ini pertama-tama disajikan dalam ayat 1-8, lalu diikuti dengan penjelasan tentang prinsip-prinsip di dalamnya, yang diajarkan oleh Tuhan sendiri.
Yesus Menyampaikan Perumpamaan Tentang Bendahara Yang Cerdik (Lukas 16:1-8)
Perumpamaan ini membawa kita memasuki dunia keuangan dan tanggung jawab. Bendahara itu seorang bawahan. Tepatnya, ia hanyalah pegawai yang diserahi kepercayaan oleh tuannya, yang mungkin sedang bepergian, untuk mengawasi usaha dan aset tuannya. Yang jelas, tanggung jawabnya adalah menggunakan kepercayaan itu untuk kepentingan majikannya, bukan dirinya. Namun, godaan untuk menyelewengkan uang bagi tujuan dan kesenangannya sendiri terlalu kuat. Ia menghambur-hamburkan uang itu, melanggar kepercayaan yang diberikan, dan menyalahgunakan harta majikannya. Dan, ketika dituduh lalai, ia tidak bisa menjawab.
Kisah ini hampir sama dengan perumpamaan tentang hamba yang tidak mau mengampuni, dalam Injil Matius pasal 18. Pengulangan situasi yang sama ini menunjukkan bahwa pelanggaran kepercayaan terhadap orang lain, yang umumnya terjadi pada zaman dahulu, terjadi juga pada zaman sekarang. Tentu saja orang itu pantas dipecat. Namun, yang penting untuk diperhatikan adalah posisi si bendahara setelah tuannya berkata, "Berilah pertanggungan jawab atas urusanmu, sebab engkau tidak boleh lagi bekerja sebagai bendahara" (ayat 2).
Perusahaan-perusahaan modern biasanya memerintahkan karyawannya yang dipecat untuk segera mengemasi barang-barang di meja kerjanya, atau jika tidak, orang lain yang disuruh membereskannya. Namun, bendahara dalam Injil Lukas, masih diberi kesempatan. Pemecatan dirinya memang tak mungkin dihindari lagi, tetapi belum merupakan sesuatu yang bersifat final atau segera diumumkan. Sampai laporan keuangannya selesai dibuat, ia masih memiliki kesempatan untuk bertindak. Memang, waktunya amat singkat, karena itu ia harus segera bertindak. Ia tidak boleh membuang-buang waktu.
Di sinilah kecerdikan orang itu akan tampak. Ia tahu, ia tak punya banyak pilihan. Ia terlalu lemah untuk melakukan pekerjaan kasar dan terlalu gengsi untuk mengemis. Jika tidak bertindak cepat, nasib buruk akan menimpanya. Tetapi, ia tahu benar pepatah yang mengatakan, "Bantulah aku, maka aku akan membantumu." Mungkin ia bisa bermurah hati kepada beberapa orang, sehingga mereka akan balas berbaik hati kepada dirinya.
Rencananya sederhana. Ia memanggil orang-orang yang berutang kepada tuannya dan mengubah surat utang mereka. Bagaimanapun juga, ia telah lama mengelola laporan keuangan tuannya dan ia masih memiliki wewenang yang sah untuk bertindak atas nama tuannya.
"Berapakah utangmu kepada tuanku?"; "Seratus tempayan minyak."; "Inilah surat utangmu yang lama. Tuliskanlah lagi surat utang lain, tapi tulis saja lima puluh tempayan dan saya akan menandatanganinya."
"Berapakah utangmu?"; "Seratus pikul gandum."; "Inilah surat utangmu, buatlah surat utang lain, tuliskan saja delapan puluh pikul dan saya akan menandatanganinya."
Kita tidak tahu praktik bisnis pada abad pertama, sehingga sulit memastikan sesuatu yang sedang terjadi. Beberapa ahli yakin bahwa semua transaksi bisnis di masa itu curang dan bendahara ini menggambarkan kecurangan orang-orang pada masa itu.
Mungkin hal itu benar, tetapi mengingat orang-orang ini mungkin akan terus melakukan bisnis dengan orang kaya itu, tafsiran ini tampaknya tidak sesuai. Yang lebih mungkin adalah transaksi yang dilakukan keduanya terselubung atau tidak sah.
Menurut hukum Musa, para bisnisman Yahudi dilarang mengambil riba dari sesama orang Yahudi. Namun, hal itu membuat transaksi dagang menjadi sulit. Jadi, mereka mengakalinya. Ketika meminjamkan uang, tidaklah sah mencantumkan besarnya bunga dalam surat tagihan. Oleh karena itu, dalam tagihan biasanya hanya tercantum sejumlah uang: jumlah total yang sudah mencakup pinjaman pokok, ditambah bunga dan imbalan bagi si bendahara. Jumlah ini seringkali dinyatakan dalam bentuk barang (misalnya minyak atau gandum). Dengan cara ini, transaksi itu akan tampak sejalan dengan hukum.
Jika benar demikian, mungkin si bendahara memberi potongan jumlah utang yang tertera dalam tagihan itu dengan menangguhkan bunganya. Karena memungut bunga adalah sesuatu yang melanggar hukum Yahudi, maka tuannya tidak punya dasar apabila ingin memberikan sangsi kepadanya. Bisa jadi, orang-orang yang berutang itu mencurigai alasan di balik "kemurahan hati" si bendahara, meskipun begitu mereka tentu dengan senang hati menerima tawarannya. Karena itu, dengan cerdik ia telah berhasil memperdaya tuannya sekaligus mengambil hati para pengutang itu, sehingga mereka pasti akan mengenangnya sebagai bendahara yang baik hati.
Perumpamaan itu diakhiri dengan pernyataan, "Lalu tuan itu memuji bendahara yang tidak jujur itu, karena ia telah bertindak dengan cerdik" (ayat 8). Kita perlu tahu apa yang dikatakan dan apa yang tidak dikatakan. Tuan itu tidak berkata ia berkenan pada tindakan bendahara itu, tetapi ia terkesan pada tindakannya. Orang itu berhasil memperdaya tuannya. Si majikan tentu tak bermaksud memuji ketidakjujuran si bendahara, tetapi bagaikan atlit yang kalah, dengan muka masam mengomentari keahlian dan strategi lawannya, ia terpaksa mengakui kecerdikan si bendahara.
Karena kata cerdik adalah kata kunci dalam cerita ini, kita perlu merenungkan maknanya dengan seksama. Dalam bahasa Yunani, kata ini berarti "bertindak dengan perhitungan jauh ke depan", dan hal ini digambarkan dalam perkataan Yesus tentang orang yang bijaksana (secara harfiah juga berarti cerdik) yang membangun rumahnya di atas batu untuk siap menghadapi banjir yang datang (Matius 7:24). Juga digambarkan dalam sosok lima gadis yang "bijaksana" (cerdik) yang membawa persediaan minyak untuk persiapan di masa yang akan datang (Matius 25:1-13). Sifat inilah yang dimiliki oleh bendahara yang tidak jujur itu. Ia bertindak dengan tepat dan meyakinkan pada masa sekarang untuk menempatkan dirinya pada masa yang akan datang. Ia bertindak tepat sesuai dengan situasi. Ia menyadari situasi krisis yang dihadapinya dan meraih peluang yang ada karena kemampuannya memandang jauh ke depan. Ia cukup lihai untuk bertindak dengan kecerdikan dan pertimbangan yang praktis.
Kisah ini mengusik kesadaran kita. Walaupun bendahara ini tampaknya menjadi pahlawan, sebenarnya tidak. Tetapi melalui tindakan- tindakannya yang menimbulkan keraguan itu, kita dapat melihat suatu kualitas yang diharapkan juga dimiliki oleh murid-murid Tuhan bila mereka ingin hidup secara efektif di dunia ini.
Rabu, 13 Januari 2010
Rabu, 06 Januari 2010
Ibadah Syukur Awal Tahun HKBP
Rabu, (06/01-2009)pukul 10.00 bertempat di Pearaja-Tarutung berlangsung Ibadah Syukur Awal Tahun HKBP. Ibadah Syukur Awal Tahun HKBP mengambil Tema: Menuju Tema Yang Tersusun Rapi (Efesus 2:21; 4:16) dan Sub Tema: HKBP Menyambut Jubelium 150 Tahun dengan menata diri menjadi gereja yang sungguh-sungguh bersih, teratur, transparan, partisipatif dan akuntabel.
Acara ini dihadiri oleh Pemerintah Daerah yang ada di Tapanuli: Wakil Bupati Taput, Bupati Tapteng, Bupati Humbang Hasundutan, Bupati Tobasa; Para Undangan, Sekum PGI: Pdt. Gomar Gultom, MTh, Praeses, Pendeta Ressort, Lembaga dan Yayasan HKBP, dan Jemaat.
Acara dimulai dengan Ibadah yang dipimpin oleh Pdt Martin Manullang STh sebagai Liturgis dan Pdt Dr Martonggo Sitinjak sebagai pembawa Firman. Acara juga dimeriahkan dengan persembahan Koor dari gereja dan lagu yang dibawakan oleh Trio Perdana dan Trio Lasidos yang dipimpin oleh Amran Silaen.
Kata-kata sambutan disampaikan oleh Ketua Panitia: Pdt Donal Sipahutar STh, mewakili anggota jemaat dari bonapasogit dan parserahan, Mewakili Pemkab Tapanuli dan Taput, dan diakhiri dengan Bimbingan dan Arahan dari Ephorus HKBP Pdt Dr Bonar Napitupulu. Sebelum arahan dan bimbingan, Ompung Boru mempersembahkan sebuah lagu dan mendapat penghargaan lelang sebesar Rp. 136 juta.
Tahun 2010 merupakan Tahun Penatalayanan. Melalui tahun ini, gereja HKBP diharapkan menuju gereja yang rapi tersusun dari tingkat jemaat sampai ke pusat. Rapi tersusun dalam administrasi dalam administrasi dan organisasi, keuangan dan kepersonaliaan. gereja haruslah memahami bahwa semua harta, uang dalam gereja adalah milik Tuhan dan harus dipersembahkan kepada Tuhan. Dan semuanya haruslah berjalan dengan tertib dan teratur. "DaripadaNyalah seluruh tubuh yang rapi tersusun dan diikat menjadi satu oleh pelayanan semua bagiannya, sesuai dengan kadar tiap-tiap anggota menerima pertumbuhannya dan membangun dirinya dalam kasih".
Acara ini dihadiri oleh Pemerintah Daerah yang ada di Tapanuli: Wakil Bupati Taput, Bupati Tapteng, Bupati Humbang Hasundutan, Bupati Tobasa; Para Undangan, Sekum PGI: Pdt. Gomar Gultom, MTh, Praeses, Pendeta Ressort, Lembaga dan Yayasan HKBP, dan Jemaat.
Acara dimulai dengan Ibadah yang dipimpin oleh Pdt Martin Manullang STh sebagai Liturgis dan Pdt Dr Martonggo Sitinjak sebagai pembawa Firman. Acara juga dimeriahkan dengan persembahan Koor dari gereja dan lagu yang dibawakan oleh Trio Perdana dan Trio Lasidos yang dipimpin oleh Amran Silaen.
Kata-kata sambutan disampaikan oleh Ketua Panitia: Pdt Donal Sipahutar STh, mewakili anggota jemaat dari bonapasogit dan parserahan, Mewakili Pemkab Tapanuli dan Taput, dan diakhiri dengan Bimbingan dan Arahan dari Ephorus HKBP Pdt Dr Bonar Napitupulu. Sebelum arahan dan bimbingan, Ompung Boru mempersembahkan sebuah lagu dan mendapat penghargaan lelang sebesar Rp. 136 juta.
Tahun 2010 merupakan Tahun Penatalayanan. Melalui tahun ini, gereja HKBP diharapkan menuju gereja yang rapi tersusun dari tingkat jemaat sampai ke pusat. Rapi tersusun dalam administrasi dalam administrasi dan organisasi, keuangan dan kepersonaliaan. gereja haruslah memahami bahwa semua harta, uang dalam gereja adalah milik Tuhan dan harus dipersembahkan kepada Tuhan. Dan semuanya haruslah berjalan dengan tertib dan teratur. "DaripadaNyalah seluruh tubuh yang rapi tersusun dan diikat menjadi satu oleh pelayanan semua bagiannya, sesuai dengan kadar tiap-tiap anggota menerima pertumbuhannya dan membangun dirinya dalam kasih".
Selasa, 05 Januari 2010
To All...
To Those Who Are..SINGLE
Love is like a butterfly. The more you chase it, the more it eludes you. But if you just let it fly, it will come to you when you least expect it. Love can make you happy but often it hurts, but love's only special when you give it to someone who is really worth it. So take your time and choose the best.
To Those Who Are...NOT SO SINGLE
Love isn't about becoming somebody else's 'perfect person.' It's about finding someone who helps you become the best person you can be.
To Those Who Are ... A PLAYER
Never say 'I love you' if you don't care. Never talk about feelings if they aren't there. Never touch a life if you mean to break a heart. Never look in the eye when all you do is lie. The cruelest thing a guy can do to a girl is to let her fall in love when he doesn't intend to catch her fall and it works both ways...
To Those Who Are ...MARRIED
Love is not about 'it's your fault', but 'I'm sorry.' Not 'where are you', but 'I'm right here.' Not 'how could you', but 'I understand.' Not 'I wish you were', but 'I'm thankful you are.'
To Those Who Are... ENGAGED
The true measure of compatibility is not the years spent together but how
good you are for each other.
To Those Who Are .. HEARTBROKEN
Heartbreaks last as long as you want and cut as deep as you allow them to go. The challenge is not how to survive heartbreaks but to learn from them.
To Those Who Are...NAIVE
How to be in love: Fall but don't stumble, be consistent but not too persistent, share and never be unfair, understand and try not to demand, and get hurt but never keep the pain.
To Those Who Are .. POSSESSIVE
It breaks your heart to see the one you love happy with someone else but it's more painful to know that the one you love is unhappy with you.
To Those Who Are... AFRAID TO CONFESS
Love hurts when you break up with someone. It hurts even more when someone breaks up with you. But love hurts the most when the person you love has no idea how you feel.
To Those Who Are .. STILL HOLDING ON
A sad thing about life is when you meet someone and fall in love, only to find out in the end that it was never meant to be and that you have wasted years on someone who wasn't worth it. If he isn't worth it now he's not going to be worth it a year or 10 years from now. Let go .....
Love is like a butterfly. The more you chase it, the more it eludes you. But if you just let it fly, it will come to you when you least expect it. Love can make you happy but often it hurts, but love's only special when you give it to someone who is really worth it. So take your time and choose the best.
To Those Who Are...NOT SO SINGLE
Love isn't about becoming somebody else's 'perfect person.' It's about finding someone who helps you become the best person you can be.
To Those Who Are ... A PLAYER
Never say 'I love you' if you don't care. Never talk about feelings if they aren't there. Never touch a life if you mean to break a heart. Never look in the eye when all you do is lie. The cruelest thing a guy can do to a girl is to let her fall in love when he doesn't intend to catch her fall and it works both ways...
To Those Who Are ...MARRIED
Love is not about 'it's your fault', but 'I'm sorry.' Not 'where are you', but 'I'm right here.' Not 'how could you', but 'I understand.' Not 'I wish you were', but 'I'm thankful you are.'
To Those Who Are... ENGAGED
The true measure of compatibility is not the years spent together but how
good you are for each other.
To Those Who Are .. HEARTBROKEN
Heartbreaks last as long as you want and cut as deep as you allow them to go. The challenge is not how to survive heartbreaks but to learn from them.
To Those Who Are...NAIVE
How to be in love: Fall but don't stumble, be consistent but not too persistent, share and never be unfair, understand and try not to demand, and get hurt but never keep the pain.
To Those Who Are .. POSSESSIVE
It breaks your heart to see the one you love happy with someone else but it's more painful to know that the one you love is unhappy with you.
To Those Who Are... AFRAID TO CONFESS
Love hurts when you break up with someone. It hurts even more when someone breaks up with you. But love hurts the most when the person you love has no idea how you feel.
To Those Who Are .. STILL HOLDING ON
A sad thing about life is when you meet someone and fall in love, only to find out in the end that it was never meant to be and that you have wasted years on someone who wasn't worth it. If he isn't worth it now he's not going to be worth it a year or 10 years from now. Let go .....
Langganan:
Postingan (Atom)